Kontribusi Freeport Indonesia Untuk Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat Papua

Kontribusi Freeport Indonesia

Bila mendengar kata Freeport Indonesia, apa yang ada di pikiran kita ??? tanah Papua, perusahaan pertambangan yang besar, pertambangan emas, tambang tembaga. Yah, itu nggak salah…

Tentang PT. FREEPORT INDONESIA

PT. Freeport Indonesia merupakan perusahaan tambang yang merupakan afiliasi antara Freeport-McMoRan (FCX) dengan Mining Industry Indonesia (MIND ID). Freeport-McMoRan (FCX) sendiri merupakan perusahaan pertambangan terkemuka yang berkantor pusat di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. Freeport Indonesia menambang dan kemudian memproses bijih yang mengandung emas, perak, dan tembaga. Hasilnya ini kemudian dipasarkan ke seluruh penjuru dunia. Dan saat ini Freeport Indonesia beroperasi di suatu dataran tinggi Pegunungan Sudirman, Kabupaten Mimika, Propinsi Papua, Indonesia

Sebagai perusahaan pertambangan yang berlokasi di Papua, apa saja sumbangsih atau kontribusi Freeport Indonesia terhadap masyarakat Papua ? Tentunya pihak Freeport Indonesia mempunyai tanggung jawab moral terhadap tanah dan masyarakat Papua. Apa saja yang sudah dilakukan oleh pihak Freeport bagi masyarakat Papua ? Salah satunya adalah dengan meningkatkan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Papua pada khususnya, dan bagi Indonesia pada umumnya.

Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Masyarakat papua

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa yang namanya Sumber Daya Alam atau SDA pasti ada batasnya, suatu saat pasti akan habis. Oleh karena itu Freeport Indonesia menginginkan agar masyarakat tidak bergantung selamanya kepada perusahaan ini. Namun mengharapkan bisa memberikan dan menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya dari sisi ekonomi. Berikut beberapa program dari Freeport yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Pembangunan Ekonomi Berbasis Desa

Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat dengan memanfaat potensi sumber daya alam yang tentunya cukup besar di tanah Papua. Dengan mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki masyarakat, maka diharapkan mereka dapat mengelola sumber daya alam secara maksimal dan berkesinambungan. Saat ini yang sudah berjalan antara lain

Program Perikanan – Pada sekitar tahun 2009 PT. Freeport Indonesia sudah mulai program perikanan tangkap bekerja sama dengan Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL). Melalui program ini, PTFI memberikan bantuan berupa pendampingan dan dukungan transportasi serta sumberdaya manusia

Program Peternakan – Program ini diawali dari Desa Wangirja dan Desa Utikini Baru dengan tujuan untuk eningkatkan keterampilan masyarakat yang ada di kedua desa tersebut. Program ini juga tidak lepas dari program infrastruktur yang dibangun untuk masyarakat yang sudah secara sukarela mau pindah dari desa mereka di dataran tinggi ke dataran yang lebih rendah

Program Pertanian dan Ketahanan Pangan – Program ini ditujukan untuk memberikan serta menambah pengetahuan bagi masyarakat dalam rangka budidaya tanaman, terutama tanaman yang mempunyai nilai jual tinggi dengan cara memanfaatkan lahan yang terdapat di sekitar tempat tinggal mereka

Program Kebun Sagu – Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di tanah Papua banyak terdapat pohon sagu. Tepung sagu sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu bahan makanan dan sumber karbohidrat. Program tersebut dimulai dari kebun sagu yang berada di Desa Nayaro. Diharapkan ini merupakan program untuk bisa mencapai ketahanan pangan yang berbasis pada kearifan lokal serta karakter masyarakat setempat

Program Pertanian Dataran Rendah – Program ini dilakukan dengan cara memanfaatkan lahan dan pekarangan dengan menanami berbagai jenis tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan ketela

Program Wanatani Kopi dan Hortikultura – ini adalah program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat di dataran tinggi Amungme. Seperti yang kita ketahui, salah satu kopi paling enak adalah kopi Amungme. Untuk itu pengembangan program difokuskan pada usaha wanatani kopi. Selain kopi saat ini juga sedang dikembangkan usaha perkebunan coklat

 

Program Pembinaan UMKM

PT. Freeport Indonesia mempunyai komitmen yang tinggi dalam menciptakan kemandirian masyarakat. Hal ini bisa dilihat Kontribusi Freeport untuk masyarakat dengan upaya pengembangan ekonomi masyarakat yang berbasis UMKM. Salah satunya adalah dukungan langsung berupa pinjaman modal melalui Yayasan Bina Utama Mandiri (YBUM) yang bekerja sama dengan BRI. Pinjaman modal bisa diberikan hingga 50 perorang dengan bunga yang sangat rendah hanya 5 persen. Salah satu keberhasilan PT Freeport melalui pemberdayaan dan pembinaan UMKM, adalah munculnya para wirausaha yang telah meningkat statusnya dari jenis usaha mikro menjadi usaha kecil.

Program Dana Bergulir

Lewat Yayasan Bina Utama Mandiri (YBUM), saat ini Freeport Indonesia sudah menyalurkan dana bergulir bagi para wirausaha lokal. Mereka mendapatkan dana bergulir dikarenakan belum bisa memenuhi persyaratan untuk melakukan pinjaman ke bank. Lewat program dana bergulir ini, diharapkan para wirausaha bisa memperoleh pengetahuan dan sistim kemitraan dengan pihak perbankan. Sehingga ke depannya diharapkan mereka bisa belajar dan memahami prosedur untuk mengajukan pinjaman ke pihak perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Dari semua Program di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pihak PT. Freeport Indonesia sudah berupaya memberikan pemberdayaan perekonomian bagi masyarakat. Kontribusi Freeport Indonesia untuk Papua dalam berbagai program ini diharapakan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan serta meningkatkan kemampuan kompetisi pasar para pengusaha lokal.

Semoga apa yang sudah dilakukan oleh Freeport Indonesia bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Papua khususnya, dan bagi Indonesia pada umumnya

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *