Contoh Bisnis Rumahan Untuk Ibu Rumah Tangga Dengan Modal Kecil

Menjadi wanita karir merupakan dambaan sebagian besar wanita yang masih single alias belum menikah. Namun ketika sudah menikah dan punya momongan maka mereka akan dihadapkan pada dua pilihan yang cukup sulit yaitu tetap mejadi wanita karir atau menjadi ibu rumah tangga.

Menjadi wanita karir memang punya kelebihan tersendiri khususnya soal ekonomi karena anda dapat membantu suami dalam mencari nafkah, namun untuk itu ada sesuatu yang harus dikorbankan yaitu waktu bersama si buah hati.

Jika anda merasa khawatir tidak punya penghasilan lagi ketika melepas status wanita karir menjadi ibu rumah tangga, maka di bawah ini kami sampaikan beberapa bisnis rumahan untuk ibu rumah tangga yang bisa dijalankan di rumah degan modal yang kecil.

baca juga keuntungan bisnis online

Sebenarnya ada banyak bisnis rumahan, namun karena yang kita bicarakan di sini adalah bisnis rumahan untuk ibu rumah tangga dengan modal kecil maka hanya bisnis rumahan yang bisa dijalankan dengan modal yang kecil dan tidak mengganggu aktifitas sebagai ibu rumah tangga saja yang kami tulis di bawah ini, berikut.

Bisnis Rumahan Untuk Ibu RumahBisnis Rumahan Untuk Ibu Rumah Tangga Dengan Modal Kecil

  1. Menjadi reseller atau dropshiper

Salah satu bisnis rumahan yang tidak membutuhkan modal besar adalah menjadi seorang reseller atau dropshiper. Anda bisa menjual baju, tas dan produk lainnya yang banyak peminatnya. Untuk reseller bisa anda jalankan secara offline maupun online sedangkan dropshiper hanya bisa dijalankan secara online. Modal yang dibutuhkan untuk usaha ini tidaklah banyak, apalagi jika posisi kita sebagai dropshiper.

Untuk menjalankan usaha ini anda harus mencari suplier dengan harga yang murah sehingga anda mampu bersaing dengan reseller-reseller yang lain. Peralatan untuk menjalankan bisnis inipun tidak banyak, cukup memanfaatkan HP atau smartphone yang sudah anda miliki.

 

  1. Berjualan online

Bisnis rumahan untuk ibu rumah tangga dengan modal kecil selanjutnya adalah berjualan online. Jika anda punya produk sendiri atau kebetulan di kota tempat anda tinggal mempunyai produk khas yang tidak dimiliki kota lainnya, mengapa tidak mencoba menjual produk tersebut secara online?

Fotolah produk tersebut lalu upload ke toko online atau dengan memanfaatkan jejaring social seperti facebook atau instagram. Akan lebih baik jika anda memiliki halaman atau fanspage di facebook sebagai media promosi produk anda.

Dan tak kalah menariknya Anda bisa berjualan secara mudah di marketplace semacam shopee, tokopedia, atau bukalapak.

  1. Menjadi Blogger dan Jasa Artikel

Sesibuk-sibuknya ibu rumah tangga pasti punya waktu luang untuk bersantai setelah semua pekerjaan selesai. Nah manfaatkan waktu itu untuk menulis di sebuah blog atau website tentang sesuatu yang menarik dan banyak peminatnya. Jika anda punya hobi memasak maka anda bisa menulis resep-resep masakan di blog yang anda bangun.

Mungkin anda bertanya-tanya apa untungnya menjadi seorang blogger? Jika kita memiliki sebuah blog atau website, kita bisa bekerjasama dengan google untuk menampilkan iklan di blog kita, dari setiap pengunjung yang tertarik dengan iklan tersebut maka kita akan mendapatkan fee dari google.

Bukan hanya itu saja, bila anda piawai dalam menulis artikel, ini sudah bisa untuk dijadikan sumber penghasilan. Ada beberapa teman penulis yang membuka jasa penulis artikel maupun content writing yang penghasilannya sudah di atas 5 juta perbulan. Cukup menarik bukan…

  1. Menjalankan BIsnis MLM

Yang terakhir, anda bisa menjalankan bisnis MLM sebagai bisnis rumahan untuk ibu rumah tangga dengan modal kecil. Anda bisa menawarkan produk MLM yang anda jalankan kepada tetangga, teman atau disaat ada kumpulan ibu rumah tangga seperti arisan RT, PKK dan lain sebagainya.

Saat ini masih ada beberapa bisnis MLM yang masih eksis. Produknya berupa peralatan rumah tangga yang berbahan plastik. Ada juga produknya berupa kosmetik maupun produk herbal. Yang tentu prospeknya masih cukup bagus.

Saya yakin anda juga punya ide bisnis rumahan yang cocok untuk ibu rumah tangga. Silakan berbagi dengan menulisnya di kolom komentar di bawah ini.

12 pemikiran pada “Contoh Bisnis Rumahan Untuk Ibu Rumah Tangga Dengan Modal Kecil”

  1. Menjadi wanita karir merupakan pilihan ya. Tapi kalo menjadi ibu Rumah tangga, itu memang sudah sewajarnya. Saya kadang suka salut ada wanita yang sukses di karirnya dan juga sukses di rumah tangganya.

    Makasih atas tips bisnis rumah tangga, perlu dicoba nih, apalagi saat pandemic gini

    Balas
  2. Nomor 3 aku banget ini kak, soalnya gak terlalu menyita waktu kalau lagi dirumah.
    Dan tau tau udah masuk aja cuan ke rekening.
    Apalagi kan ditengah pandemi gini, dianjurkan stay dirumah bila gak terlalu penting, mencoba bisnis dari rumah gak ada salahnya dong asal gak mengganggu pekerjaan yang lain.

    Balas
  3. Yang paling banyak ditekuni oleh Ibu rumah tangga kayaknya jadi reseller dan dropshiper itu deh Mas, cuma ada banyak juga IRT yang jadi blogger dan penulis artikel. Cuma memang IRT harus bisa membagi waktu antara pekerjaan domestik dengan bisnis rumahan ini biar dua-duanya sama-sama jalan

    Balas
  4. Untuk saat ini saya suka menulis dan jadi blogger (amatir, hehe). Sesekali jualan online juga karena kerja penuhnya ya ibu rumah tangga. Di masa sulit begini mau enggak mau membantu keuangan keluarga agar lebih stabil. Jadi, ibu rumah tangga bisa berpenghasilan juga, tidak melulu dicap urus rumah doang, hehe.

    Balas
  5. apalagi dimasa pendemi ini yang semuanya berbasis online… hampir sebagian besar usaha diatas berbasis on line…

    dan kalau sanggup bisa juga tuch dijalankan bersamaan.. tapi kalau ga sanggup ya pelan pelan saja.. satu persatu….

    mungkin diawali kecil tapi asal ditekuni serius pasti akan besar juga …

    Balas
  6. Meskipun banyak pilihan untuk bisnis dari rumah, kunci utama dan pertamanya adalah fokus dulu. Satu saja dulu dijalani. Kalau sudah sukses dan menghasilkan, bisa membentuk tim dan membentuk bisnis baru. Soalnya, banyak juga yang satu belum sukses, sudah beralih ke bidang lain. Akhirnya, tidak ada yang jadi.

    Balas

Tinggalkan komentar