Tips Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Anak



Tips Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Anak- Semua orang tua yang mempunyai anak pasti ingin memberikan pendidikan yang terbaik bagi anaknya. Sebab pendidikan juga merupakan sesuatu yang sangat penting bagi tiap anak. Dengan pendidikan yang baik diharapkan kelak sang anak bisa menjadi manusia yang seutuhnya di samping bisa mencapai cita-cita yang diharapkan sang anak. Pendidikan bagi sang anak diharapkan bisa membentuk karakter, disiplin, mandiri, tanggung jawab. Dengan modal pendidikan diharapkan kelak anak bisa mengatur jalan hidupnya dan bisa hidup bersosialisai dengan baik di tengah masyarakat. Berbagai upaya tentu akan ditempuh para orang orang tua agar anaknya mendapatkan pendidikan yang layak, baik itu pendidikan ilmu secara umum maupun ilmu agama.

Kalau untuk memilih Play Group atau TK mungkin banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kemampuan finasial masing-masing, mulai yang biasa hingga yang favorit yang masing-masing punya "harga" sesuai dengan kualitasnya he.he... Begitu juga untuk memasukkan anak ke SD, nampaknya tidak banyak masalah, kalupun ada biasanya adalah masalah umur yang belum pas, sebagian besar mensyaratkan umur anak harus sudah 7 tahun atau lebih sedikit. Namun ada pula sebagian sekolah yang memberi toleransi masalah umur.

Tips Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Anak

Secara umum cara untuk mengetahui kualitas suatu sekolah adalah seperti berikut ini :

1. Memperhatikan perkembangan maupun kebutuhan siswa. Silahkan cari informasi mengenai sekolah tersebut. Apakah sekolah memberikan toleransi atau kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kebiasaannya. Juga apakah sekolah tetap memberikan kesempatan kepada siswa walaupun si siswa tidak mempunyai prestasi

2. Memenuhi kebutuhan individual. Sekolah biasanya melakukan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa. Siswa yang dinilai lebih mahir akan diberikan tugas yang lebih sulit dibanding dengan siswa lainnya. Begitu juga dengan siswa yang dinilai kemampuannya di bawah rata-rata akan diberikan tugas sesuai dengan kemampuannya.

3. Bisa membantu mencapai tujuan jangka panjang orang tua siswa. Sekolah mampu mewujudkan keinginan orang tua siswa terhadap si anak, misalnya saja tentang kemandirian. Apakah sekolah selama ini bisa melakukan hal-hal untuk membentuk pribadi siswa sehingga bisa lebih mandiri atau tidak. Hal ini bisa diketahui saat orang tua mengunjungi sekolah dengan cara bertanya dengan pengajar maupun orang tua siswa yang anaknya sudah lebih dulu bersekolah di sekolah tersebut. Sambil berkeliling kelas, kita bisa menilai bebarapa hal :
  • Pengaturan kelas. Meupakan hal yang cukup menentukan kenyamanan siswa. Dengan banyaknya ruang yang sesuai dengan peruntukannya, maka diharapkan siswa bisa bergerak lebih leluasa terutama untuk aktifitas belajar mengajar.
  • Dinding kelas. biasanya dinding kelas dipakai untuk menampilkan hasil karya siswa. Coba perhatikan, apakah dinding tersebut hanya berisi karya sebagian siswa atau seluruh siswa. Bila menampilkan karya seluruh siswa, berarti sekolah tersebut bisa mengakomodir kebutuhan siswa
  • Ekspresi Siswa. Cobalah amati ekpresi wajah seluruh siswa di kelas. Apakah mereka kelihatan bersemangat atau lesu saat berlangsung proses belajar mengajar. Guru yang baik biasanya bisa memberikan motivasi dan semangat kepada siswa
  • Interaksi guru dan siswa
  • Lingkungan sekolah. Suasana yang nyaman dan tenang akan membuat betah siswa yang ada di dalamnya, termasuk juga berbagai fasilitas pendukung kenyamanan, misalnya saja ada perpustakaan dengan koleksi buku yang memadai

4. Sekolah mempunyai visi dan misi yang sama dengan orang tua. Lihat terbih dulu, apak visi dan misi sekolah tersebut sesuai dengan visi dan misi orang tua dalam hal memberikan pendidikan kepada siswa.

baca juga 6 Rutinitas Sederhana Untuk Memulai Hidup Sehat

Nah, seperti yang kita lihat di sekitar kita, tiap menjelang tahun ajaran baru pasti tejadi gonjang-ganjing (kayak politik saja he.he) para orang tua yang sibuk mencari sekolah untuk anaknya. Rata-rata para orang tua pasti menginginkan anaknya bisa mauk ke Sekolah Negeri. Wajar saja bila rata-rata berkeinginan begitu, sebab bila bersekolah di sekolah negeri disamping kualitasnya cukup bagus, biayanya juga cukup ringan. Biasanya kalau melihat nilai anaknya yang rasanya termasuk "jeblok" mereka akan segera mencari informasi sekolah swasta sebagai antisipasi biala anaknya tidak diterima di sekolah negeri.Yang agak sulit adalah ketika akan memasukkan anak ke SMP, apalagi kalau nilai si anak sangat pas-pasan. Saya bilang sulit karen jumlah gedung SMPN tidak sebanyak SDN.

Seperti yang saya alami sendiri saat anak pertama saya akan memasuki bangku SMP, yang saat itu nilainya cukup pas-pasan untuk bisa masuk ke sekolah negeri. Masalah terjadi saat anak pertama kami akan masuk bangku SMP di man saat itu penerimaan siswa sudah memakai sistim rayon. Di mana siswa bisa memilih salah satu rayon yang didalamnya sudah terdapat daftar sekolah dalam satu rayon. Nah, karena nilai anak kami yang pas-pasan akhirnya dia diterima di salah satu SMP Negeri, kami cukup senang sekaligus bingung. Betapa tidak, anak kami diterima di SMP Negeri, sebut saja dengan SMPN A yang lokasinya cukup jauh dari tempat tinggal kami.

Saat itu kami sudah cukup bingung membayangkan bila anak kami jadi sekolah di SMPN A tersebut, yang kami bigungkan adalah masalah tranportasinya, karena untuk sampai ke lokasi sekolah tersebut tidak ada angkutan umum, dan saat itu masih belum ada ojek online seperti saat sekarang ini. Untunglah kami mendapat informasi dari seorang teman, bahwa ada salah satu SMPN B yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah kami dan kebetulan setelah pengumuman penerimaaan siswa masih ada bangku kosong karena ada sebagian calon siswa yang tidak daftar ulang. Langsung saja kami menuju ke SMPN B yang dtinjukkan tadi. Setelah bertemu dengan pihak TU kami diberitahu bahwa nak kami bisa masuk SMPN B tersebut dengan tambahan "persyaratan" yang saya kira pasti sobat-sobat sudah paham. Akhirnya tanpa berpikir panjang, saya langsung menyetujui "persyaratan" yang diajukan tersebut. Alhamdulillah anak kami diterima di SMPN B tersebut, bayangkan saja bila tidak, pasti kami harus berpikir lagi untuk mencari sekolah swasta yang cukup dekat dengan rumah kami. Padahal tidak diterima di SMPN bukan berati "dunia mau kiamat" kan ??? tenang saja, masih ada jalan keluarnya, masih banyak sekolah lainnya yang saya kira tidak kalah kualitasnya dengan sekolah negeri.

Mungkin sat ini ada di antara anda yang sedang kebingungan memilih sekolah yang tepat untuk anaknya seperti yang pernah saya alami. Kebanyakan permasalahannya adalah pada lokasi sekolah yang cukup jauh, juga berbagai faktor yang membuat kita harus berpikir keras saat memilih sekolah yang tepat. Sengaja saya memakai istilah sekolah yang tepat, bukan sekolah yang terbaik, sebab itu sangat relatif. Biasanya yang terbaik selalu tidak jauh dari urusan biaya, makin besar biayanya makin baik pula kualitasnya, secara sederhana menurutsaya sih begitu. Bukan hanya sekolah saja, banyak hal yang biasanya "terbaik" pasti "mahal" walau tidak semuanya begitu, ya nggak he.he..Yang pasti bagi masyarakat awam seperti saya pilihan sekolah ada dua yaitu sekolah Negeri atau sekolah swasta. Bagi umumnya orang tua pasti rata-rata menginginkan anaknya bisa masuk sekolah negeri. Namun bagaimana bil ternyata ananda tidak bisa masuk sekolah negeri ??? mungkin beberapa tips di bawah ini bisa membantu dalam menentukan memilih sekolah yang pas..

1. Pilih Lokasi Sekolah Terdekat. Kondisi lalu lintas di kota saya terbilang cukup padat, terutama pada saat jam-jam masuk sekolah maupun berangkat kerja. Inilah yang membuat saya berpikir bahwa sebaiknya kita mencari dan memilih lokasi sekolah yang kiranya tidak terlalu jauh. Lokasi sekolah yang jauh menyebabkan resiko anak terlambat sekolah karena banyaknya kemacetan lalu lintas yang tak terduga. Dengan lokasi sekolah yang tidak terlalu jauh maka kita tidak terlalu pusing untuk urusan transportasinya, sukur-sukur bila lokasi sekolah terjangkau oleh angkutan umum.

2. Kemampuan Pembiayaan atau Finasial. Saya kira semua orang tua pasti menginginkan pendidikan dan sekolah yang terbaik, namun kita juga harus tetap menyesuaikan dengan kemampuan finasial. Sekolah yang mendapat julukan favorit biasanya "cukup" makan biaya, untuk itu kita tidak perlu memaksakan diri dengan menyekolahkan anak di sekolah favorit yang biasanya mahal. Kita bisa memilih sekolah lainnya sebagai alternatif yang sesuai dengan kemampuan finansial kita. Sekolah favorit atau sekolah unggulan juga belum tentu cocok dengan kebutuhan maupun minat si anak. Walaupun kita masukkan ke sekolah yang terbilang "biasa saja" namun bila si anak mearasa cocok dan mempunyai semangat belajar saya kira tidak masalah.

3. Lihat Status Akreditasi Sekolah. Kualitas sekolah bisa kita lihat dari peringkat Akreditasi yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M)
  • Peringkat Akreditasi A (Unggul) jika sekolah/madrasah memperoleh Nilai Akhir Akreditasi (NA) sebesar 91 sampai dengan 100 (91≤NA≤100).
  • Peringkat Akreditasi B (Baik) jika sekolah/madrasah memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar 81 sampai dengan 90 (81≤NA≤90)
  • Peringkat Akreditasi C (Cukup) jika sekolah/madrasah memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar 71 sampai dengan 80 (71≤NA≤80).
  • Sekolah Tidak Terakreditasi. Sekolah/Madrasah yang tidak terakreditasi adalah yang mendapat nilai akhir :1. 61 sampai dengan 70 (61≤NA≤70) dengan peringkat akreditasi D (Kurang)2. 0 sampai dengan 60 (0≤NA≤60) dengan peringkat akreditasi E (Sangat Kurang)
4. Lihat Kondisi dan Fasilitas Sekolah. Banyak sekali sekolah yang menawarkan berbagai fasilitas menarik, namun apakah fasilitas tersebut sudah sesuai atau cocok dengan keinginan maupun kemampuan si anak. Termasuk juga berbagai pilihan kegiatan ekstra kurikuler yang ada pada sekolah tersebut. Termasuk juga adanya bangunan fisik untuk penggunaannya. Misalanya adanya perpustakaan, lapangan olahraga, kantin, tempat ibadah. Dan menurut saya keberadaan tempat ibadah di tiap sekolah adalah sangat penting. Sekolah yang menyediakan tempat ibadah secara khusus berarti sudah menunjukkan atau mengindikasikan keseriusan pihak sekolah dalam menanamkan nilai-nilai akhlak dan religus kepada semua komponen sekolah.

5. Memiliki tenaga Pendidik profesional di bidangnya. pengjaran suatu mata pelajaran hanya dilakukan oleh guru yang sesuai dengan bidangnya. Misalnya pelajaran matematika maka yang mengajar adalah guru matematika, bukan guru bahasa Indonesia atau guru sejarah. Demikian juga dengan sekolah yang baik, pasti hanya menggunakan tenaga pengajar yang sesuai dengan bidangnya, sehingga guru bisa mengajar dengan lebih optimal dan maksimal

6. Sekolah yang transparan. Terutama dalam hal keuangan. Pasti kita semua sudah mendengar adanya BOS atau Bantuan Operasional Sekolah dari Pemerintah. Sekolah yang baik pasti akan menjelaskan secara terbuka tentang peruntukan BOS tersebut. Juga tak kalah pnentingnya adalah saat pihak sekolah yang biasanya dikelola oleh yayasan mengadakan tarikan atau pungutan yang dibebankan kepada muridnya, biasanya pasti akan memberikan surat pengantar atau keterangan kepada orang tua siswa yang biasanya dolengkapi dengan rincian. Sekolah yang terbuka dan transparan akan memperkecil adanya pungutan liar yang menyebabkan keresahan para guru dan siswa


Dari beberapa point di atas tentunya tiap orang tua sudah punya dasar maupun alasan sendiri-sendiri dalam hal memilih sekolah yang tepat. Namun yang utama tetaplah jaga komunikasi yang baik dengan sang anak. Sebab seringkali keinginan orang tua ternyata tidak sesuai dengan keinginan si anak. Dengan komunikasi yang baik maka kita jadi tahu apa yang benar-benar diinginkan sang anak, sambil kita berikan pengarahan.

Demikian Tips Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Anak yang bisa saya sampaikan, bahan artikel ini saya ambil dari berbagai sumber dan juga dari pengalaman pribadi. barangkali para pembaca ada yang ingin menambahkan tips tersebut, silahkan tinggalkan komentar, kami akan senang sekali. Silahkan baca juga Marimas bikin Adem, Tidak bikin Batuk, Produk Asli Indonesia dan Asiknya Bercengkerama Dengan Kelinci Lucu di Taman Kelinci  .. Terima kasih..  

16 comments:

  1. Wah nice info... kadang tak semua orang cek Akreditasinya dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas selamet, padahal dari akreditasi kan bisa dilihat kualitasnya seperti apa..

      Delete
  2. Setujuuu. Akreditasi memang bisa jadi tolak ukur sekolah yang bagus siih pak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mbak ria.. makasih mampirnya.. :)

      Delete
  3. yang jelas sekolahnya dekat, lalu fasilitas sekolahnya lumayan lengkap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul gan, transportasi biasanya selalu jadi masalah, karena sekarang macet hampir di mana-mana..

      Delete
  4. untungnya bukan orang tua jadi gk mikirin hal ini ...
    btw nice info nya gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama gan.. makasih mampirnya.. :)

      Delete
  5. tips memiih sekolahnya sangat bermafaat . trimz

    ReplyDelete
  6. siipp gan..
    terimakasih atas tipsnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama gan..makasih kunjungannya..

      Delete
  7. Harus selektif ya pilih sekolah untuk anak, apalagi jaman sekarang lebih banyak pilihan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak lina... para ortu harus mengusahakan yang terbaik bagi putra-putrinya

      Delete
  8. emang harus banyak pertimbangan jika menyangkut masa depan buah hati, semoga dimudahkan dan dilancarkan lah. Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas.. orang tua harus memberikan yang terbaik

      Delete

Terima kasih sudah mampir di blog sederhana ini. Jangan lupa, tinggalkan jejak Anda di kolom komentar maupun follow blog, pasti saya kunjungi balik dan folback. Komentar dengan link hidup, iklan, dan spam, terpaksa kami hapus
matur nuwun :)

Powered by Blogger.