Mengapa Saya Menjadikan Fotografi Sebagai Hobi Yang Menyenangkan

Ketertarikan saya terhadap dunia fotografi sudah ada sejak masik anak-anak. Hal ini dikarenakan ayah saya yang juga seorang perajin tempe Sanan sering memotret berbagai kegiatan yang ada di kampung Sanan. Misalnya saja tiap ada perayaan HUT Kemedekaan RI maupun acara lainnya. Dengan berbekal kamera manual yang memakai film sebagai media penyimpan gambar beliau bisa mengabadikan berbagai momen yang ada. Saat itu masih belum ada teknologi digital, jadi semua foto yang tersimpan tidak bisa dilihat langsung. Untuk melihatnya terlebih dahulu harus cuci cetak roll film di studio foto.

Ayah tidak hanya memotret saja, namun beliau juga melakukan prosesnya sendiri dari bentuk roll film hingga menjadi foto yang tercetak dalam kertas khusus. Saat itu yang ada hanyalah foto hitam putih yang diproses dalam kamar gelap. Karena seringnya melihat ayah berkecimpung dengan hobi fotografi inilah sehingga menimbulkan minat saya akan fotografi.

Walau saat itu hanya sebatas melihat aktifitas ayah di fotografi di masa itu. Seiring beranjak dewasa saya mulai diperkenankan mencoba memotret dengan menggunakan kamera milik beliau. Karena saat itu masih menggunakan film maka kita harus hati-hati benar bila tidak ingin film-nya terbuang sia-sia karena salah setting.

Tidak seperti sekarang ini yang menggunakan memory sebagai penyimpanan hasil foto, bila gambar jelek atau tidak memuaskan tinggal hapus dan jepret lagi, atau jepret sebanyak-banyak dan nantinya tinggal pilih gambar yang bagus.



Seiring perkembangan jaman dan teknologi saya benar-benar aktif di fotografi sejak April 2013, yaitu setelah memiliki sendiri kamera DSLR Nikon D3100 yang saya dapatkan dengan cara kredit di salah satu toko elektronik di Malang.

Saya mulai dengan ikut beberapa komunitas Fotografi yang ada di Facebook. Setiap komunitas fotografi punya aliran genre fotografi tersendiri, misalnya saja foto model, macro, human interest, street, landscape, dan food photography. Alhamdulilllah saya mendapat banyak ilmu dan pengalaman dari berbagai komunitas ini. Dan yang pasti saya mendapat banyak teman baru lewat hobi fotografi.

Itu tadi sekilas perjalanan saya hingga menjadikan fotografi sebagai hobi. Berikut Alasan saya memilih fotografi sebagai hobi. :

1. Mengabadikan Momen

Ini adalah alasan utama saya memilih fotografi. Dengan fotografi kita bisa mengabadikan setiap momen yang kita anggap penting atau bersejarah dalam hidup kita. Misalnya saja dengan memotret aktifitas kita sehari-hari maupun berbagai acara yang melibatkan diri kita. Misalnya saja saat kita masih bersekolah, kita bisa menyimpan kenangan bersama teman tercinta lewat media foto. Atau saat kelahiran anak kita hingga mereka besar, semuanya bisa kita rekam lewat media foto.

2. Bisa dijadikan sebagai pekerjaan

Selain sebagai hobi, fotografi juga memberikan banyak peluang untuk dijadikan sebagai pekerjaan, bisa sebagai pekerjaan sampingan atau sekalian pekerjaan utama. Saya sendiri sudah merasakan betul manfaat ini. Beberapa kali saya diajak rekan-rekan untuk menggarap dokumentasi suatu even mulai even kecil seperti pernikahan hingga acara seminar, wisuda, dan berbagai even lainnya. Hanya dengan bermodalkan kamera dan flash saja sudah bisa mendapatkan hasil sampingan yang cukup lumayan. Apalagi kalau mau serius dengan melengkapi berbagai peralatan dan perlengkapannya, pasti akan mendapatkan hasil yang tidak sedikit.

3. Kenal dengan banyak orang

Saya menyadari kalau saya tidak bisa cepat akrab dengan orang lain. Namun sejak menjadikan phography sebagai hoby maka saya sering bertemu dengan banyak orang dan berbagai karakternya. Misalnya saja saat kumpul ngopi santai bersama komunitas yang biasanya bertemu dengan banyak orang dengan berbagai profesi. Berawal dari inilah maka saya makin kenal dengan banyak orang. Juga saat mendokumentasikan suatu acara seperti pernikahan, kita dituntut bisa berkomunikasi dengan kedua mempelai yang tujuannya untuk memudahkan mengarahkan saat sesi pemotretan.

4. Membuat orang lain bahagia

Entah ini karena kesukaan atau apalah. Tiap kali berkumpul dengan banyak orang entah itu teman alumni sekolah maupun bersama keluarga besar saya suka memotret apa saja di momen tersebut. Sesudah saya potret saya tunjukkan hasilnya ke mereka, yang biasanya mereka sangat senang. Bahkan seringkali saya diminta bantuan saat mereka mau ber-wefie maupun selfie. Tak jarang ada beberapa teman yang meminta saya secara khusus memotret mereka dengan berbagai posisi dan gaya karena mereka cocok dengan hasil potretan saya.

5. Membuat Travelling jadi lebih menyenangkan

Saat mengunjungi suatu obyek wisata, kita pasti ingin punya kenang-kenangan tentang tempat tersebut. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan memotretnya. Jalan-jalan tanpa membawa kamera entah itu kamera khusus untuk memotret maupun kamera HP pasti akan merasa ada yang kurang. Rasanya tidak afdhol kalau berwisata dan tidak mengabadikannya, karena itu juga momen yang cukup indah dalam hidup kita. Itulah kenapa saya sebut fotografi membuat perjalanan wisata semakin menyenangkan. Apalagi sebagai blogger Malang yang harus siap dengan berbagai momen yang sayang dilewatkan atau mengabadikan lewat foto



 












2 comments:

Terima kasih sudah mampir di blog sederhana ini. Jangan lupa, tinggalkan jejak Anda di kolom komentar maupun follow blog, pasti saya kunjungi balik dan folback. Komentar dengan link hidup, iklan, dan spam, terpaksa kami hapus
matur nuwun :)

Powered by Blogger.